becoming fifth dimensional

Blending ala Lemurian

 

 

Beberapa bulan belakangan ini saya lumayan aktif mengikuti kegiatan pelatihan energi dengan memanfaatkan energi semesta. Walaupun pemahaman tentang konsep ber-Tuhan dan pemahaman tentang energi sudah bukan hal baru lagi untuk saya karena memang saya suka membaca buku2 tentang spiritual dengan pemahaman baru, bukan dogma lama yang diajarkan di masyarakat.

 

 

Seperti layaknya orang yang berakal, saya tidak begitu saja menelan keseluruhan pemahaman bulat-bulat. Saya pilah dan saring dulu informasi yang sekiranya agak ekstrim, saya cari referensi2 dan pembuktian2 terlebih dahulu. Karena topik pembahasannya agak berat dan tidak memungkinkan dipahami secara nalar, tetapi harus lebih banyak menggunakan intuisi dan cross-check dengan buku2 referensi, saya merasa harus lebih kritis dalam menilai.

 

Salah satu proses pelatihan yang dititik-beratkan adalah proses blending dengan semesta. Blending hampir sama dengan meditasi, tetapi lebih reaktif, karena tubuh juga diikut-sertakan untuk merasakan dan bereaksi. Blending dilakukan sambil berdiri, kembali ke titik nol tanpa ekspektasi. Blending adalah merasakan, menyatu, dan berkomunikasi dengan semesta. Manusia merupakan bagian dari semesta yang semuanya saling terkoneksi satu sama lain. Bersatu dengan semesta, lalu menyelaraskan diri “tanpa mengaturnya”, biasanya akan memiliki dampak yang sangat luas.

 

 

Dalam kehidupan ini pasti berkaitan dengan “Sebab-Akibat”, tinggal bagaimana kita melihat dan memperhatikan, karena melihat belum tentu memperhatikan. Dan ketika kita paham dan mengerti bahwa kita bekerja sama dengan semesta untuk proses keseimbangan.
( dikutip dari Ezvarant – instagram posting )

 

 

 

Uniknya, pemahaman ini sama persis dengan buku Telos tentang kaum Lemuria karangan Aurelia Jones

….. we start by becoming silent and still enough to listen to our own heart beats. We lighten the attention of our minds and let the mind talk to itself for a while. Then we allow our receptivity to expand to all that is around us. We don’t tune out the world around us, but instead tune in with all of our senses by becoming one with the flow that is around us and within us….

 

** Note to empath/claire-sentient:  smart reading means reading with an open heart, without judgement. Let the words and images slide through your heart – if they resonate the “divine truth” hold on to it. Cross reference it with several other sources.  And only then you can let your mind process the information at hand



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *